Menyimpan Makanan Kucing

Posted on
Cara menyimpan makanan kucing
Sumber :Petpintar.com

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menyimpan makanan kucing.

Ada banyak makanan kucing yang bisa Anda pilih seperti makanan basah dan makanan kering.

Anda bisa memberikan makanan alami seperti daging ayam, ikan, dan sapi. Kucing sangat menyukai makanan tersebut.

Kadang makanan yang banyak tidak bisa kita berikan semuanya. Sisa makanan dapat Anda simpan di rumah.

Makanan sisa harus disimpan dengan cara yang benar-benar tertutup. Agar kesegaran makanan kucing tetap terjaga.

Berikut Lensakucing.com akan memberi tips bagaimana cara menyimpan makanan kucing yang benar.

Cara Menyimpan dry food :

1. Menyimpan Di Ruangan Yang Sejuk

Dengan menyimpan makanan di ruangan sejuk, akan menambah awet makanan.

Satu satunya tempat sejuk yang ideal untuk menyimpan makanan adalah kulkas. Kulkas biasanya diatur dengan suhu minimum 4 derajat Celsius. Pada suhu ini, bakteri dan jamur tidak mampu berkembang biak.

Keuntungan menyimpan makanan di tempat sejuk ini akan mencegah mikroba pengurai makanan berkembangbiak cepat di dalam makanan tersebut. Sehingga makanan tidak cepat basi.

Tapi jika tidak ada kulkas Anda dapat menyimpan di suhu ruangan rumah sudah cukup membuat makanan kucing kering ini menjadi tahan lama.

2. Menutup Kemasan Dengan Rapat

Menutup kemasan mencegah agar makanan terhindar dari kontak udara langsung.

Jika terlalu lama terkena angin ini akan berubah tekstur serta rasa makanan tersebut menjadi kurang enak. Sehingga rasa yang disajikan tidak maksimal.

Jika rumah Anda hangat dan lembap, hindari menyimpan makanan di tempat terbuka. Sekalipun Anda menggunakan penutup saat menyimpan makanan sisa, upaya ini tidak cukup untuk mencegah pertumbuhan jamur atau bakteri pembusuk.

3. Jauhkan Dari Sinar Matahari Langsung

Menjauhkan Dry Food dari sinar matahari membantu mencegah terjadinya kerusakan vitamin pada makanan kucing.

Fotodegradasi umumnya terjadi pada makanan yang mengandung zat tertentu yang sensitif terhadap cahaya, misalnya lemak, pigmen, protein, dan vitamin yang terdapat pada makanan kucing.

Proses ini bisa menyebabkan hilangnya vitamin atau perubahan warna dan rasa makanan. Ini bisa merusak kandungan nutrisi pada makanan kucing.

4. Menyimpan Makanan Di Tempat Tertutup

Tempat tertutup menghindarkan dari angin matahari dan suhu panas.

Ini dapat mengawetkan makanan kucing sehingga rasanya dan teksturnya tetap terjaga.

5. Menutup Makanan Kucing Kering Dengan Ziplock

Pada kemasan makanan kucing kering terdapat ziplock.

Ini dapat membantu mengurangi resiko terjadinya kontaminasi bakteri dan menjaga kesegaran makanan.

Ziplock membatu anda untuk menutup kemasan dengan sangat rapat.

Tapi tidak semua makanan kucing terdapat ziplock di kemasannya.

Jika demikian Anda bisa menekuk kemasan makanan dan mengikatnya dengan karet.

6. Menjauhkan Dari Air

Menjauhkan makanan kucing dari air adalah cara yang tepat agar makanan kucing tetap renyah. Air dapat menyebabkan makanan kucing menjadi lembek dan berubah rasa.

Anda dapat menutup makanan tersebut dengan rapat lalu masukan ke kulkas.

7. Menyimpan Makanan Di Toples

Menyimpan makanan di toples dapat kamu lakukan jika memang keadaan terdesak. Misal kemasan makanan kucing itu rusak.

Toples dapat membantu menghindarkan makanan kucing dari kontak langsung dengan angin sehingga makanan kucing akan lebih terjaga dan awet.

8. Menyimpan makanan di tempat kering

menyimpan makanan di tempat kering adalah hal yang tepat. Tempat kering dapat membantu makanan supaya tetep awet.

Tempat kering menjaga makanan kering agar tetap renyah dan rasa makanan menjadi tidak berubah.

Cara Menyimpan wet food:

1. Menutup Kaleng Dengan Rapat

Hal pertama yang harus anda lakukan adalah menutup kaleng dengan rapat setelah membuka kemasan kaleng wet food.

Terdapat kemasan makanan basah yang menggunakan penutup plastik sehingga memudahkan anda untuk menutupnya.

Jika tidak ada kamu bisa menggunakan plastik atau aluminium foil dan mengikatnya dengan karet.

Jika makanan basah anda menggunakan kemasan plastik sebaiknya anda berikan dalam satu kali makan langsung habis.

2. Masukan Ke lemari Es

Anda dapat memasukkan wet food ke dalam lemari pendingin dengan suhu 4 sampai 7 derajat Celcius tempatkan di bagian chiller atas Jika anda ingin menyimpan nya.

Jangan letakan di bagian freszer bawah karena karena suhu kurang maksimal untuk menyimpan makanan basah.

3. Waktu Penyimpanan

Jangan menyimpan makanan Kucing basah lebih dari 7 hari di dalam kulkas. Usahakan wet food habis dikonsumsi dalam waktu 3 sampai 5 hari.

Karena jika melebihi itu rasa makanan serta baunya sudah berbeda. Hal ini bisa menyebabkan makanan tidak layak konsumsi.

Jika kucing masih menyisakan makanan di piring sisanya dapat kamu berikan lagi asal jangan melewati waku 30 – 40 menit.

4. Perhatikan Tanggal

Anda dapat memberikan tanda atau tulisan tanggal untuk menandai pada kemasan tersebut. Supaya Anda tahu kapan Anda terakhir kali membukanya.

Baca Juga : Memilih Makanan Kucing

Berikut yang Lensakucing.com sudah membahas bagaimana tips menyimpan makanan kucing agar lebih awet dan tetap segar. Semoga artikel ini bermanfaat buat kalian di rumah terima kasih.

Bagikan Artikel Ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *